Lewati ke konten

Silsilah 25- Shifatul Huruf-Muqaddimah Shifatul Huruf

Penulis: Abu Hanifa Muhamad Muslih | Tanggal Rilis Asli: June 01, 2021
Sumber: Tautan Telegra.ph

Mukaddimah Shifatul Huruf

Shifatul Huruf (Sumber Gambar : Tajwid Al Mushawwar)

Shifatul Huruf (Sumber Gambar : Tajwid Al Mushawwar)

A. Definisi Shifat

Secara Bahasa Shifat adalah :

مَا قَامَ بِالشَّيْءِ مِنَ الْمَعَانِيِّ الْحِسِّيَّةِ أَوِ الْمَعْنَوِيَّةِ

Apa-apa yang melekat pada sesuatu baik itu hissiyyah (secara fisik/inderawi) ataupun maknawi yang menjadikan ciri terhadapnya (Taisirurrahman Fî Tajwidil Qur’ân)

Contoh Shifat yang hissiyyah : Panjang, pendek, putih, merah, besar dan lainnya

Contoh shifat yang maknawiyyah : baik hati, mulia, cerdas, malu dan lainnya

Adapun secara Istilah Shifatul Huruf :

كَيْفِيَّةٌ تَظْهَرُ فِى الْحَرْفِ عِنْدَ حُصُولِهِ فِى مَخْرَجِهِ فَيَعْرِفُ مَا بِهِ مِنْ جَهْرٍ أَوْ شِدَّةٍ أَوْ قَلْقَلَةٍ أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ

Cara yang nampak pada suatu huruf saat keluar dari makhrajnya yang dengannya dikenali. Baik berupa Jahr, Syiddah, Qalqalah dan lainnya

B. Manfaat Mengetahui Shifatul Huruf

1. Untuk Membedakan huruf-huruf yang sama Makhrajnya (sebagaimana dijelaskan pada kitab An Nasyr oleh Imam Ibnul Jazari)

Misalnya untuk Membedakan huruf ط dan ت atau ظ dan ذ 

2. Untuk mengetahui mana huruf yang kuat dan lemah dan boleh atau tidaknya huruf tersebut diidghamkan

3. Untuk membaguskan atau memperjelas pengucapan huruf, terlebih apabila ada huruf-huruf yang berbeda makhrajnya apabila berada dalam susunan kalimat atau berdampingan.

Misalnya kalimat :يختص atau تشخص dan lainnya

C. Pembagian Shifatul Huruf 

Adapun shifatul Huruf secara umum dibagi menjadi 2 bagian :

1. Shifat Ashliyyah (Lazimah/Dzatiyyah)

Yaitu Shifat Asli yang mesti ada pada suatu huruf dan tidak bisa dipisahkan secara mutlaq, baik dalam keadaan sukun atau berharakat.

Seperti : Jahr, Hams, Syiddah, Rakhawah dan lainnya

Mengenai jumlah sifat Dzatiyyah terdapat perbedaan pendapat, diantaranya ada yang menyebutkan jumlahnya 17 inilah pendapat Imam Ibnul Jazari sebagaimana disebutkan dalam Matan Muqaddimah, ada pula yang berpendapat jumlahnya 16 inilah pendapat Imam As Sakhawi dan Imam Asy Syathibi, bahkan Imam Al Makki berpendapat Shifat Lazimah berjumlah 44.

Shifat Ashliyyah dibagi menjadi 2 Bagian, sebagai berikut :

a. Shifat Yang Memiliki Lawan (Mutadhodah)

Shifat ini terdiri atas 5 shifat dan 5 shifat lagi adalah lawannya, yaitu :

-Jahr lawannya Hams

-Syiddah lawannya Rakhawah, kemudian darinya muncul shifat Bainiyyah/Tawassuth

-Isti’la’ lawannya Istifal

-Ithbaq lawannya Infitah

-Idzlaq lawannya Ishmat

b. Shifat Yang tidak memiliki Lawan (Ghairu Mutadhodah)

Shifat ini terdiri dari 7 sifat (yang disebutkan oleh imam Ibnul Jazari) yaitu :

-Shafir

-Qalqalah

-Lin

-Inhiraf

-Takrir

-Tafasysyi

-Istithalah

Dan 2 shifat yang ditambahkan yaitu Ghunnah dan Khafa’

2. Shifat ‘Aradhiyyah 

Shifat Yang bukan Asli yang terkadang menyertai suatu huruf dan kadang tidak ada pada keadaan lain karena disebablan oleh sebab tertentu. 

Seperti : Izhhar, Idgham, Tafkhim, Tarqiq dan lainnya

Terdapat 11 Shifat ‘Aradhiyyah yang disebutkan oleh Syaikh Ibrahim As Samanwudi dalam Laâliul Bayân Fî Tajwidil Qurân, yaitu :

-Izhhar

-Idgham 

-Qalb/Iqlab

-Ikhfa’

-Tafkhim

-Tarqiq

-Madd

-Qashr

-Tahrik

-Sukun

-Saktah

Shifat-shifat tersebut terjadi karena sebab Tarkib yaitu bertemunya satu huruf dengan huruf yang lainnya. Atau yang dikenal dengan hukum-hukum bacaan.

Wallahu A’lam